Metode yang tepat mendidik anak

Ababilnews.com - Pernahkah kita berfikir cara yang tepat dalam mendidik anak. Anak disini adalah bisa berupa buah hati kita sendiri ataupun orang lain jika profesi kita adalah sebagai seorang guru atau pendidik. Sebenarnya tidaklah susah dalam mendidik jika kita mengetahui cara dan metode yang tepat dalam mendidik.

Rendahnya pendidikan bangsa kita. Yaitu bangsa indonesia karena kurangnya perhatian kita pada pendidikan. Guru adalah sebuah profesi yang sangat mulia. Oleh karena itu kita sebagai seorang guru harua tahu bahwa kita adalah orang yang mulia. Sekarang kita bertanya kepada diri kita masing-masing, dan pertanyaan ini saya tujukan khusus kepada anda yang berprofesi sebagai seorang guru. 


sudahkah kita menganggap kita sebagai orang yang mulia.?.. dalam pertanyaan yang singkat tersebut kita akan mendapati beribu jawaban. Ada yang sekedar hanya menjawab saja. Tanpa tahu apakah jawaban yang sudah kita jawab benar atau salah. Ada juga yang tahu jawaban yang paling tepat untuk dijawab. Okey.. untuk menjawab pertanyaan tersebut saya akan kupas secara mendetail berdasarkan ilmu pendidikan yang saya dapatkan dari para ahli pendidik atau para psikolog pendidikan.

1. Pendidik adalah Profesi yang mulia.

Wahai para pendidik, anda sudah tahu bahwa tugas anda adalah tugas yang mulia. Tidak banyak profesi yang paling mulia selain tugas anda sebagai seorang pendidik. maka dengan demikian hormatilah gelar dan jabatan yang telah anda dapatkan. Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, jasamu sangat besar dalam melakukan perubahan jiwa dan moral bangsa ini, Presiden menjadi pintar karena didikan guru, Polisi, Tentara, Jaksa, Pengacara, Pengusaha, apapun profesi anda, anda dilatih dan diajarkan oleh seorang guru.

Guru adalah sebuah tugas yang mulia, ada guru yang mengajar hanya sekedar menjalankan tugasnya. dan ada juga guru yang benar-benar iklas dalam mengajar. namun bobroknya pendidikan dan moral bangsa ini juga karena ulahmu wahai guru, banyak sekali  kita lihat pada sekolah-sekolah terutama yang berstatus Negeri dan anda diangkat pemerintah sebagai PNS dan digaji dari berbagai macam pajak yang sumbernya dari negara kita ini memiliki kualitas pendidikan yang buruk tidak seperti sekolah swasta, mengingat tunjangan guru sekarang sudah besar, karna saat ini guru telah mendapat perhatian khusus dalam hal kesejahteraan dari pemerintah, belum lagi anda diberikan tunjangan Gaji tiga belas, Tunjangan Sertifikasi namun sudahkah anda peduli tentang nasib pendidikan bangsa ini. oleh karena itu jika kita sadar dan tahu hak dan kewajiban kita, marilah kita mengajar dengan iklas dan benar-benar dalam mendidik, sehingga anak didik yang kita didik bermamfaat dan mempunyai jiwa-jiwa yang jujur dalam segala hal.

2. Mendidik harus dengan hati.

Mendidik dengan hati, kata-kata yang sangat sederhana tidak bertele-tele namun mempunyai pengertian dan makna yang sangat luas dan mendalam sekali untuk kita resapi, disini saya ingin menjelaskan pola pendidikan yang benar menurut para psikolog pendidikan. Mendidik dengan hati adalah cara kita mendidik anak didik kita harus diiklasi dengan keiklasan dalam hal kita memberikan materi yang kita berikan kepada siswa, jangan mendidik anak asal lepas tugas dan kewajiban kita, tetapi pahami siswa-siswa kita, resapi jiwa peserta didik kita, pelajari kelebihan dan kekurangan yang ada pada siswa didik kita, tugas kita sebagai pendidik adalah mendidik anak didik kita, selebihnya serahkan kepada Allah.

3. Buat peserta didik kita menyukai anda.

Kata-kata yang tidak logis namun berpengaruh besar dalam hal kesuksesan anak didik kita, karena apapun pendidikan dan titel kita dalam mendidik, jika kita bukan seorang bintang bagi siswa didik kita, sehebat apapun ilmu yang kita berikan kepada peserta didik tidak akan berbekas dan siswa mungkin tidak akan mau mendengarkan materi kita, namun sebaliknya jika kita didepan peserta didik kita ibarat bintang, maka semua materi yang kita berikan pasti akan mengena pada peserta didik kita dan materi yang kita berikan akan meresap dalam hati dan sanubari mereka.

4. Peserta didik kita semua adalah bintang.

Perlu anda ketahui, manusia yang lahir kedunia ini mereka adalah semua bintang, jangan pernah memandang anak didik kita bodoh, mereka adalah semua bibit unggul, perjuangan untuk bisa lahir kedunia sangatlah hebat, dalam alam rahim perjuangan seorang anak dari benih untuk menjadi janin sangatlah hebat sekali, berjuta-juta janin ingin membuahi ovum namun dari berjuta-juta tersebut hanya satu yang bisa membuahi ovum, membuktikan bahwa bayi yang lahir kedunia ini mereka semua itu adalah bibit unggul, pahami bahwa mereka semua bibit unggul, tidak ada manusia yang bodoh, mereka belum mengetahui semua tentang pendidikan mungkin belum saatnya mereka untuk tahu dan ada saatnya semua ilmu pengetahuan untuk masuk dan mereka menjadi pintar, karna semua yang lahir kedunia mereka itu semua adalah juara, mungkin ada diantara mereka yang tidak jago matematika, tetapi bisa jadi anak yang tidak jago matematika tersebut juara dalam bidang seni, ada yang tidak jago fisika, bahasa indonesia namun mereka mempunyai kelebihan dalam bidang yang mungkin kita belum mengetahui, oleh karena itu pengenalan bakat anak sangatlah penting untuk mendidik anak didik kita dalam meraih kesuksesan, salah pola asuh dan didik membuat mereka menjadi tidak sukses dalam hidup mereka.

Karim Santoso, S.Pd, M.Si, Ketua Yayasan Insan Mandiri Mulia dan seorang Praktisi Pendidikan dan juga sebagai Psikolog pendidikan.


Beliau mengatakan dalam sebuah seminar pendidikan “Jika ada anak sekolah tingkat sekolah dasar kelas 1 dan 2 SD jika mereka tidak naik kelas dan dicap bodoh didalam kelas, maka yang harus di evaluasi bukan siswanya melainkan gurunya yang harus dipertanyakan” disini jelas bahwa dalam mendidik anak harus dengan hati dan perasaan, anak harus diperhatikan, apalagi pada tingkat sekolah dasar yang merupakan cikal-bakal mereka dalam membangun pondasi untuk mereka bisa lebih mengetahui dunia pendidikan, seorang guru harus mahir, harus bisa membuat anak nyaman belajar bersamanya, karena pada masa tersebut seorang anak akan siap menerima apapun asalkan mereka bahagia, maka dari itu buat mereka bahagia, nyaman bersama anda, masuklah kedalam dunia anak, untuk kemudian anak tersebut kita arahkan kedunia kita. Itulah kunci sukses dalam mendidik.





5. Sering mendo’akan peserta didik kita dalam setiap shalat dan ibadah kita

Hal yang sangat penting dan tidak kalah pentingnya daripada praktek mendidik adalah sering mendo’akan para peserta didik kita, mulailah mengajar dengan iklas, penuh kasih dan kunci keberhasilan seorang anak juga ditentukan oleh takzim seorang guru kepada peserta didik, ini merupakan hubungan timbal balik antara seorang siswa dengan gurunya. Jika kita seorang guru yang bijak maka sering-seringlah mendoakan murid kita, tugas kita hanyalah menyampaikan ilmu pengetahuan yang kita ketahui dan selebihnya nya serahkan segala sesuatu hanya kepada Rab-kita. Yang telah membuka pintu kegelapan, penerang dalam gulita.

6. Bangun komunikasi searah antara guru dan orang tua siswa.

Salah satu faktor penentu keberhasilan pendidikan anak adalah adanya hubungan dan komunikasi antara guru dan orang tua siswa, pendidikan dirumah dan disekolah harus searah, sehingga kepribadian anak tidak hanya terbentuk disekolah saja, karena hakikat pendidikan yang hakiki adalah pendidikan anak bersama orang tuanya. Seorang guru harus bisa bekerja sama dengan orang tua siswa, bangun komunikasi yang baik, mengenai peserta didik kita, bisa dengan membuka group whatshap untuk saling share informasi dan perkembangan proses pembelajaran di sekolah.


0 Response to "Metode yang tepat mendidik anak"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel